
Sebaik-baiknya Rokok Bagi Saya adalah Kretek, Bukan Rokok Putih Maupun Rokok Elektrik
Alasan mengapa saya lebih mengonsumsi kretek daripada rokok putih atau rokok elektrik bukan soal citarasa. Namun ini soal ideologi saya.

Alasan mengapa saya lebih mengonsumsi kretek daripada rokok putih atau rokok elektrik bukan soal citarasa. Namun ini soal ideologi saya.

IQOS sebagai produk tembakau alternatif dinarasikan sebagai produk minim risiko kesehatan. Setidaknya begitu kata Philip Morris selaku produsen. Namun, merujuk pernyataan Tobacco Control Support Center

“Anni’matu ngududu ba’da dahar” adalah kalimat slang tongkrongan sebagai gambaran bahwa nikmatnya mengisap rokok kretek setelah makan, tidak akan bisa digantikan oleh rokok elektrik. Beberapa

Kehadiran rokok elektrik seolah-olah menjelma pahlawan yang ingin menyelamatkan para perokok dari rokok kovensional. Saking ngebetnya jadi pahlawan, bahkan sampai dibuat cerita yang sungguh terlihat

Berhenti merokok jadi salah satu resolusi sebagian orang. Ya, itu hal biasa. Sama seperti orang yang membuat resolusi untuk berhenti makan daging, berhenti bermain media

Paguyuban Asosiasi Vape Nasional (PAVENAS) menyatakan sepakat apabila produk rokok elektrik dilengkapi dengan label peringatan kesehatan. Pada setiap produk rokok elektrik yang dipasarkan ke konsumen

Tiada kenikmatan selain menghisap kretek seusai makan. Entah itu makan pagi, siang, atau malam, merokok setelah makan adalah satu aktivitas yang wajib untuk dilakukan. Segala

Kehadiran rokok elektrik kian hari makin menyudutkan posisi kretek sebagai entitas produk khas Indonesia. Lewat narasi yang menawarkan sesuatu yang futuristik, medornitas dan yang lebih