
Ini yang Menyebabkan Buruh dan Rokok Hidup Berdampingan
Percaya atau tidak, merokok adalah aktivitas yang lazim bagi sebagian buruh. Apalagi pada jam-jam istirahat, rokok seringkali dianggap sebagai alat menghibur diri. Dengan ditemani secangkir

Percaya atau tidak, merokok adalah aktivitas yang lazim bagi sebagian buruh. Apalagi pada jam-jam istirahat, rokok seringkali dianggap sebagai alat menghibur diri. Dengan ditemani secangkir

Rokok bagi para penikmatnya ibarat teman sejati. Kemanapun pergi, bungkusan yang berisi produk hasil olahan tembakau itu selalu dibawa. Sebaliknya, bagi yang anti, rokok ibarat

Cengkeh terbilang tanaman ajaib yang memiliki nilai komoditas tinggi di Indonesia. Terlebih serapannya untuk kebutuhan industri kretek. Mencium bau cengkeh, bagi yang gemar jelajah masakan

Karena sering dianggap mengganggu kenyamanan orang lain, perokok kerap dinilai sebagai kebiasaan yang negatif. Lebih-lebih oleh antirokok, sialnya, mereka yang lebih demokratis terhadap rokok pun

Karena kesehatanlah suatu ketika Ibu akhirnya menegur saya dengan halus untuk berhenti merokok. Tapi saya tahu betul, ibu sebetulnya tidak benar-benar meminta saya untuk berhenti

Mengapa sebagian masyarakat masih menganggap rokok sebagai musabab dari segala keburukan? “Mula-mula memang merokok, tapi lama-lama juga ngelakuin yang ‘lain’”. Pernyataan itu agaknya lumrah kita

Rokok mentol atau rokok yang mengandung rasa mint di dalamnya terbilang rokok yang juga banyak digemari kalangan tertentu. Yang dimaksud kalangan tertentu adalah perokok yang

Beberapa tahun terakhir, gencar wacana membuat desa yang benar-benar bebas dari rokok. Dalam wacana tersebut, setiap warganya sama sekali tidak diperbolehkan merokok bahkan di rumahnya