
Nasilah, Perempuan Inspiratif di Era Awal Industri Kretek
Menulis tentang perempuan dan rokok merupakan sebuah tantangan tersendiri, sebab sampai saat ini merokok di dalam budaya masyarakat, identik dengan karakter maskulin yang dimiliki oleh

Menulis tentang perempuan dan rokok merupakan sebuah tantangan tersendiri, sebab sampai saat ini merokok di dalam budaya masyarakat, identik dengan karakter maskulin yang dimiliki oleh

Tangan-tangan perempuan itu begitu cepat bekerja. Satu demi satu bahan baku kretek selesai menjadi lintingan, lalu berpindah ke tangan perempuan pekerja lainnya meneruskan proses membatil, yakni

Desas-desus nasib kretek yang kian terancam nyaring dikabarkan oleh pelbagai media massa. Pasalnya, tempo hari pelaku industri dikejutkan dengan diakuisisinya 100% saham PT Karyadibya Mahardhika

Tak sebatas pada bunganya, gagang cengkeh juga punya nilai ekonomi tersendiri, nilai ekonomi cengkeh serupa dengan pala, tak hanya pada biji dan fulinya. Nilai permintaan

Di beberapa negara seperti Australia, kebijakan kemasan polos pada bungkus rokok sudah diberlakukan. Hal ini dilakukan dengan dalih upaya menekan jumlah perokok yang ada di

“Apa yang mendatangkan manfaat, belum tentu disukai banyak orang” Kurang lebih idiom tersebut cukup untuk menggambarkan fenomena rokok dan perokok di Indonesia. Bahwa rokok adalah

Dalam sejarah kretek, nama Haji Djamhari dan Nitisemito selalu disebut sebagai peletak batu perkembangan kretek. Kedua tokoh ini memang memiliki peran yang tak bisa diabaikan.

Sesat, itulah kesimpulan Tulus Abadi sebagai Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia terhadap pernyataan Menteri ESDM Ignatius Jonan terkait Freeport dan kretek. Tulus Abadi, sebagai salah