
Rokok Kretek Tidak Ada di Amerika
“…kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia.” (Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The

“…kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia.” (Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The

Tokoh Wong Feihung, tentunya tidaklah asing di telinga para penggemar film-film laga. Cerita Wong Feihung merupakan seorang tokoh nyata yang diangkat keatas layar lebar. Wong

“Apaaa??? Cowokmu merokok ya, sayang??!! Oke, kalo gitu Papa gak mau nikahin kalian!!” “Duuuh, Papa, Papa salah duga. Boy nggak merokok. Dia meng-kretek.” “Oooh….,” Papa

Bayangkan ada Koboi datang dan berkata, “Hey orang Indonesia, hisaplah ini… enak skali!” Orang Indonesianya menghisap lalu berkata, “wah benar enak sekali, anda suka juga?” “Ooh

Negara ini menista rakyat. Tidak mensubsidi petani tapi malah mendegradasi hasil tani. Konsumsi nasi dikampanyekan berbahaya. Merokok dilarang di mana-mana. Padahal dua itu kekuatan Indonesia.

Kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia,” (Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The

WHO pada tahun 1987 berdasarkan resolusi WHA40.38 menyerukan sebagai Hari Anti Rokok Sedunia. Pada tahun 1988 berdasarkan resolusi WHA42.19 Majelis Kesehatan Dunia meresmikan tanggal 31

Membicarakan tentang kebenaran (hukum) rokok saat ini, seolah membicarakan pertentangan yang tiada berkesudahan. Namun, sebelum jauh berbicara mengenai “fakta kebenaran” atas rokok yang seringkali dihubungkan