×

Bagaimana Nasib Industri Kretek Jika Terjadi Perang Dunia lll?

Dalam Artikel Ini

perang dunia sudah di depan mata

Dalam Artikel Ini

Situasi dunia sedang tidak baik-baik saja. Sedang ada perang besar antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Bahkan kabarnya Arab Saudi pun akan turut bergabung untuk balas dendam ke Iran karena negaranya turut diserang. 

Konflik Iran terhadap Amerika dan Israel ini tidak terjadi tiba-tiba saja. Sebab hubungan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat pada awalnya tidak dilandasi permusuhan. Sebelum terjadinya Revolusi Islam 1979, Iran yang dipimpin Shah Mohammad Reza Pahlavi justru merupakan sekutu penting Washington dan menjalin relasi tidak resmi namun dekat dengan Israel. Amerika Serikat bahkan turut membantu merintis program nuklir Iran lewat kerja sama “Atoms for Peace” pada tahun 1957. Pada masa itu, Iran dipandang sebagai salah satu penopang utama kepentingan Barat di kawasan Timur Tengah.

Namun, situasi berubah drastis setelah revolusi yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini berhasil menggulingkan Shah. Iran kemudian mendeklarasikan diri sebagai republik Islam yang secara ideologis menolak dominasi Barat dan secara terbuka memusuhi Israel. Sejak peristiwa tersebut, hubungan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat berkembang dalam dinamika ketegangan yang berlangsung terus-menerus.

Ayatollah Ali Khamenei wafat

Ayatollah Ali Khamenei menjadi sosok penting di Iran bahkan dunia. Dia adalah seorang yang sangat berpengaruh. Bukan lantaran karena keturunan nabi saja, melainkan Ayatollah Ali Khamenei menjadi sedikit pemimpin yang turut melawan imperialisme Amerika dan Israel. Berbeda dengan pemimpin di berbagai negara yang justru membebek terhadap Amerika dan Israel. 

Namun naas, pada Sabtu (28/2/2026) beliau syahid karena serangan dari Amerika dan Israel. Tentu ini kabar sangat buruk dan membuat publik bingung apakah Iran akan tunduk terhadap Amerika dan Israel atau justru Iran akan melakukan balas dendam yang bisa memicu Perang Dunia lll. Untuk hal ini saya tidak akan memberikan analisis yang langsung mengarah pada kesimpulan. Tapi yang jelas sistem di Iran itu dibangun secara rapi dan sistematis. Buktinya juga mereka langsung memposisikan beberapa tokoh untuk mengisi kekosongan jabatan. Hal ini pun kemudian yang membuat kita bertanya-tanya apakah Perang Dunia lll akan bergulir? Tentu perang itu sangat mungkin terjadi. Apalagi situasi sampai sekarang masih terus memanas. 

Baca Juga:  Tarif Cukai Rokok 2016 Rata-rata Naik 11,19 Persen

Bagaimana nasib Industri Kretek di Indonesia?

Lantas bagaimana nasib Indonesia ketika Perang Dunia lll bergulir? Sudah tentu Indonesia turut menanggung akibat dari Perang Dunia,  sekalipun pemerintah Indonesia tidak akan ikut-ikutan secara terang-terangan berpihak kepada salah satu kubu. Akibat dari itu sangat mungkin rupiah melemah, minyak mahal, dan juga krisis. 

Tapi ada pertanyaan yang lebih spesifik lagi, bagaimana nasib Industri Kretek ketika Perang Dunia lll bergulir? Untuk hal ini kita bisa melacak sejarah terlebih dahulu. Pertama bahwa Industri Kretek di Indonesia bukanlah Industri yang baru berumur belasan atau puluhan tahun saja, melainkan industri ini telah berumur lebih dari 1 abad lamanya. Kretek ditemukan oleh Haji Djamhari pada sekitar tahun 1880 lalu Industri skala rumah tangga berkembang di awal abad ke-20 (1900-an), dengan Nitisemito (Bal Tiga) menjadi pelopor industri kretek modern pada 1910. 

Selama masa itu bukan berarti Industri  Kretek tidak mengalami berbagai gejolak. Justru karena berumur lama, kretek telah mengalami berbagai dinamika baik skala lokal, nasional, bahkan international. Misalkan saja Perang Dunia I, Depresi Besar tahun 1930-an, penjajahan Jepang (Perang Dunia II), Agresi Militer Belanda, masa penuh kekacauan negara baru, suksesi berdarah 1965 – 1966, krismon, hingga pandemi. Semua badai itu tidak hanya membuat industri kretek bertahan, ia bahkan semakin kuat. 

Baca Juga:  Komunitas Kretek Kecam PT HM Sampoerna PHK 4.900 Buruh

Industri Kretek akan diuji lagi jika terjadi Perang Dunia III

Roem Topatimasang dalam buku Kretek: Kajian Ekonomi & Budaya 4 Kota turut mengatakan, “Industri kretek telah membuktikan diri menjadi hanya sedikit, bahkan mungkin satu-satunya, dari industri nasional yang mampu bertahan dari berbagai terpaan badai pergolakan sosial dan politik, perang dan pemberontakan bersenjata, juga krisis perekonomian global maupun lokal.”

Kenapa bisa sekuat itu? Karena Industri kretek itu tembakau dan cengkehnya berasal dari negeri sendiri, diproduksi oleh orang dalam negeri, dan yang mengkonsumsi juga kebanyakan orang negeri sendiri. Inilah bukti dari rakyat untuk rakyat. 

Lalu ketika Perang Dunia lll bergulir maka Industri Kretek akan turut diuji mentalnya untuk kesekian kalinya. Pemerintah harus terus merawatnya bukan malah ingin menghancurkannya. Sebab Industri ini adalah Industri nasional yang sangat padat karya yang tidak harus bergantung pada pihak luar negeri. Barangkali Industri ini yang nanti justru akan menyelamatkan negara ketika perang dan konflik terjadi. 

Juru Bicara Komunitas Kretek, Khoirul Atfifudin

BACA JUGA: Monopoli Amerika bikin Jepang Tinggalkan Budaya Merokoknya