
Puntung Rokok, Kebakaran, dan Betapa Menyebalkannya Media Massa Kita
Rokok penyebab kebakaran yang sering diliput media sebetulnya belum tentu terjadi. Padahal itu hanya ‘dugaan’ dan belum tentu terjadi.

Rokok penyebab kebakaran yang sering diliput media sebetulnya belum tentu terjadi. Padahal itu hanya ‘dugaan’ dan belum tentu terjadi.

Ironisnya hidup di republik ajaib. Beli rokok dianggap sebagai bentuk perilaku yang melanggengkan kemiskinan. Sedangkan di sisi lain, gaji dan tunjangan DPR lebih dari Rp100

Merujuk penelusuran Ferry Irwandi dan Malaka Project, pemerintah terus memprovokasi aksi massa untuk turun ke jalan. Tidak lain agar darurat militer tercapai. Darurat militer adalah

Dalam buku “A Giant Pack of Lies part 2”, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menguliti kebohongan besar industri rokok. Pada bab IV, AJI mempersoalkan bahwa

Menuduh rokok sebagai penyebab utama kematian adalah bentuk upaya menutupi faktor besar yang justru jarang dibahas, yakni polusi udara. Kubu antirokok hanya sibuk membenci rokok.

Laki-laki tidak bercerita, tapi muterin jalan ringroad Jogja. Laki-laki tidak bercerita, tapi mancing. Laki-laki tidak bercerita, tapi akhir bulan rokoknya jadi Dio Jambu. Tren meme

Alih-alih fokus memberikan lapangan pekerjaan untuk atasi kemiskinan, pemerintah malah salah-salahkan rokok *** Para perokok terancam tidak mendapat bantuan sosial (bansos). Regulasi tersebut diatur dalam

Saya akhirnya kerap menemani kakek menghisap rokok kretek. Sesekali juga membelikannya. Itu menjadi upaya menikmati kebahagiaan atas hal-hal sederhana bersamanya di usianya yang kian menua.