Press ESC to close

​​Kenapa Kita Mesti Menjadi Perokok Santun?

Merokok merupakan aktivitas legal yang di mana setiap orang memiliki hak tersebut dan dilindungi oleh undang-undang. Merokok bukanlah suatu hal yang negatif, lebih jauh dari itu banyak orang-orang hidup dari merokok, entah untuk menjadi teman melepas penat, atau bahkan sebuah sikap politis. Karena tembakau sendiri menghidupi hajat jutaan petani tembakau.

Sebagai perokok, tentu bukan sebuah hal yang sepele. Banyak hal harus dipikirkan dan diperhatikan. Salah satunya yang paling penting ialah etika dalam merokok. Sebagai perokok harus menjadi seorang perokok santun, sebab untuk tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Ketika kita mau dihormati maka kita juga harus menghormati orang lain.

Menjadi perokok santun tidaklah susah, itu sederhana, dan tidak repot untuk menjalaninya. Merokok dengan santun jauh lebih nikmat karena tidak akan memunculkan konflik dengan orang lain yang tidak merokok. Ada banyak cara untuk menjadi perokok santun, seperti:

Merokok Pada Tempat yang Diperbolehkan!

Tempat-tempat yang tidak diperbolehkan merokok harus dihindari oleh para perokok santun seperti, toilet umum, angkutan umum, kafe dengan ruangan indoor, dan tempat lainnya yang merupakan kawasan dilarang merokok.

Merokok di toilet ketika buang air besar memanglah nikmat, akan tetapi itu akan mengganggu kenyamanan orang lain, apalagi di dalam toilet umum. Akan banyak orang lain yang akan menggunakannya. Ruangan jadi bau asap rokok dan bisa membuat pengap karena ventilasi di toilet umum tidaklah besar.

Baca Juga:  Diskriminasi Gender Terhadap Perempuan Merokok Oleh Lembaga Akademis

Angkutan umum juga sama, minim ventilasi dan banyak orang yang berada satu ruangan, bahkan kadang berhimpitan. Jika merokok di angkutan umum akan mengganggu kenyamanan dan juga membuat pengap. Begitu juga dengan kafe indoor. Merokok tanpa ngopi memanglah ada kurang, tetapi sangat tidak etis ketika ngopi dan merokok di kafe yang tidak menyediakan kawasan merokok. Selain menyalahi aturan, hal ini juga akan menyebabkan konflik dengan pengunjung kafe yang tidak merokok.

Tidak Merokok Saat Berkendara!

Menggunakan motor atau mobil, keduanya sama, tidak diperbolehkan merokok saat berkendara. Sudah banyak kasus terjadi berseliweran di sosial media dan beberapa cukup viral.

Memang harus diakui bahwa masih banyak orang yang merokok sambil berkendara. Abu rokok yang berterbangan bisa mengganggu dan membahayakan pengendara lainnya, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan.

Kesadaran ini harus tertanam pada benak orang-orang supaya tidak ada lagi kasus orang merokok di jalan dan membahayakan pengendara lain.

Tidak Merokok Dekat Anak Di Bawah Umur dan Ibu Hamil!

Ini hal yang sangat penting, anak dibawah umur apalagi balita dan ibu hamil adalah orang yang sangat sensitif dengan asap. Apapun asapnya, entah itu asap rokok, asap kendaraan, maupun asap pabrik.

Baca Juga:  Rokok Dituding Jadi Penyebab Kemiskinan, Padahal Kerap Kasih Loker tanpa Syarat Macam-macam

 Jangan sampai kita sebagai perokok santun merokok di dekat mereka. Karena mereka adalah orang-orang yang mesti dijaga diberi perhatian secara khusus.

Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan!

Selain tidak sopan, membuang puntung rokok sembarangan juga mengotori dan mencemari lingkungan. Sebagai perokok santun, selama masih terdapat asbak haram hukumnya buang puntung rokok sembarangan. Jika memang tidak ada asbak, bisa membuat asbak alternatif dari barang-barang sekitar. Seperti yang sangat sederhana dari bungkus rokok itu sendiri.

Lebih bagus lagi punya asbak portable, bisa dibawa kemana dan kapan saja. Tapi kalau memang tidak bisa juga kantung dulu ke saku, ketemu tempat sampah baru buang. Itu lebih keren.

Itulah mengapa kita harus menjadi perokok santun. Selain memang merokok itu bukan aktivitas illegal, kita harus bisa bertanggung jawab atas pilihan atau hak yang kita ambil. Jadi, kita bisa menjadi orang yang bijak atas diri kita sendiri.

Penulis: Gandi Naufal Faroz

BACA JUGA: Laki-laki Perlu Belajar dari Perempuan Soal Menjadi Perokok Santun

Gandi Naufal Faroz
Latest posts by Gandi Naufal Faroz (see all)

Gandi Naufal Faroz

Punk dan penggiat literasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *