
Membantah Adiksi Kretek
Selama ini, kretek selalu dianggap sebagai barang konsumsi yang berbahaya. Menyebabkan Kanker, impotensi, dan berbagai jenis penyakit berbahaya. Bahwa rokok adalah barang konsumsi yang menyebabkan

Selama ini, kretek selalu dianggap sebagai barang konsumsi yang berbahaya. Menyebabkan Kanker, impotensi, dan berbagai jenis penyakit berbahaya. Bahwa rokok adalah barang konsumsi yang menyebabkan

Stigmatisasi biasa dilakukan oleh satu kelompok tertentu kepada kelompok lain yang merupakan rivalnya dalam berbagai bidang. Misal saja dalam perang politik atau perang wacana. Tujuannya

Kematian akibat penyakit yang disebabkan asap rokok mencapai angka 239 ribu orang pertahun. Begitu kalimat yang kerap disampaikan oleh Hakim Sorimuda Pohan atau Tulus Abadi

Negeri ini seakan tak hentinya dengan perdebatan dan peperangan. Bukan perang dengan senjata, tapi perang pandangan dan pemikiran. Salah satunya tentang rokok dan tembakau. Perang

Saya tak merasa perlu berpikir panjang untuk menghadiri diskusi “Jalan Menuju Aksesi FCTC” yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sjarief Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu

Tentu kesal rasanya menjadi Hasan Aoni Aziz, Sekretaris Jendral Gabungan Perserikatan Perusahaan Rokok Indonesia pada hari minggu lalu. Sudah datang jauh-jauh dari semarang karena diundang

Semakin hari dorongan kelompok antirokok untuk melakukan aksesi terhadap Framework Convention on Tobacco Control semakin gencar. Menurut mereka, Indonesia harus segera mengaksesi FCTC agar dipandang

Pada tanggal 31 Mei 2015, 14 komunitas yang peduli terhadap tanaman tembakau mengadakan acara “Tribute To Kretek” yang bertepatan dengan peringatan Hari Anti Tembakau Sedunia,