
Industri Rokok dan Tanggung Jawab Sosial
Salah seorang teman—sebut saja si A—mengatakan ini kepada saya, “Pantas saja, duit lu abis terus. Ya kalo ada juga paling buat beli rokok,” ucapnya dengan

Salah seorang teman—sebut saja si A—mengatakan ini kepada saya, “Pantas saja, duit lu abis terus. Ya kalo ada juga paling buat beli rokok,” ucapnya dengan

Dalam kerja-kerja media, pemberitaan soal rokok adalah salah yang paling menarik dibahas. Bukan karena persoalan rokok ini memiliki banyak perdebatan yang tak kunjung usai, tapi

Untuk sebuah pencitraan acapkali mengorbankan hak dan kewajiban. Misalnya dalam sebuah kontestasi politik, blusukan hari ini menjadi model pencitraan yang sedang trend dilakukan. Namun sejatinya

Menyimak wacana-wacana antirokok belakangan yang banyak memuat berbagai tendensi, memicu konflik peperangan. Para jargon antirokok terus-menerus membius pengetahuan masyarakat terhadap rokok dengan dalih kesehatan. Hal ini

Merokok bukanlah perbuatan dosa yang patut dilaknat, layaknya laknat yang kita alamatkan kepada pelaku kejahatan kemanusiaan di Suriah. Sejak rezim antirokok memainkan propagandanya melalui pengulangan

Setiap harinya isu rokok pasti menjadi pemberitaan di media. Baik di media mainstream hingga media abal-abal yang memang dibentuk untuk menghembuskan isu negatif soal rokok,

Sebagai perokok, terkadang kita abai terhadap keadaan sekitar. Merokok di dekat anak kecil, merokok di kawasan yang dilarang, termasuk merokok ketika berkendara. Persoalan terakhir ini

Rokok selalu diidentikkan dengan penyakit berbahaya dan penyebab kematian. Para perokok pun kerap mendapat stigma sebagai orang yang bakal cepat mati dan tukang kuras anggaran