×

Rokok Smith, Bonte, Marbol dan Rokok Ilegal lainnya Bisa Merajalela Karena Ulah Anti Rokok 

Dalam Artikel Ini

rokok smith ilegal

Dalam Artikel Ini

Diakui atau tidak, merokok masih menjadi kebiasaan banyak orang. Bahkan rokok adalah “hiburan” sederhana yang bisa dijangkau oleh banyak orang. Mau itu kelas bawah, menengah, sampai kelas atas. Namun sayangnya pemerintah selalu menaikan harga rokok dengan kebijakan cukai.

Seolah rokok adalah barang haram yang mesti dibatasi, padahal kenaikan cukai rokok ini adalah upaya pemerintah untuk mendapatkan banyak orang dengan cara sederhana. Mereka hanya modal kebijakan lalu pita cukai. Mau tidak mau industri hasil tembakau harus menaatinya. Kalau tidak ya sudah pasti melanggar hukum. 

Di tengah kenaikan harga rokok dari waktu ke waktu itu, masyarakat pun akhirnya lekas memutar otak. Mereka lekas beralih ke rokok-rokok lain. Ada yang downgrade ke rokok-rokok murah, mengkonsumsi tingwe, tapi tak sedikit yang memilih rokok ilegal. 

Rokok smith jadi pelarian ketika rokok legal makin mahal

Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat ini rokok ilegal merajalela. Bahkan saya berani mempertanggungjawabkan argumen saya bahwa masyarakat tidak takut ketika mengkonsumsi rokok ilegal. Itu semua terjadi ya karena mereka muak atas harga rokok yang terus naik. 

Rokok ilegal ini jenisnya juga sangat beragam. Tapi umumnya adalah Sigaret Kretek Mesin. Jalur distribusinya pun juga tidak main-main. Dari mulai kota besar sampai pelosok pun rokok ilegal sudah menjadi hal lumrah untuk ditemukan. Mereknya pun bermacam-macam. Seperti yang populer antara lain adalah rokok Smith, Bonte, Marbol, dan tentu masih banyak lagi. 

Baca Juga:  Sejak Cukai Naik, Banyak Rokok Aneh Bermunculan

Maraknya rokok ilegal gara-gara ulah anti rokok

Lalu muncul pertanyaan, maraknya rokok ilegal ini siapa yang patut disalahkan? Apakah konsumen, produsen, atau justru  pembuat kebijakan? Katakan produsen dan konsumen salah karena mereka tidak menempuh jalur legal. Tapi keduanya memiliki pilihan untuk melakukan itu. Saya bukannya mendukung rokok ilegal. Tapi hal tersebut bisa diselesaikan dengan pemerintah yang berlaku adil. Mempertimbangkan sisi sosiologi dan ekonomi. Justru saya memiliki sudut pandang lain, bahwa maraknya rokok ilegal karena ulah dari para anti rokok. 

Kenapa begitu? Karena para anti rokok inilah yang selalu mengusulkan agar harga rokok terus dibuat mahal. Bahkan tidak tanggung-tanggung, kata anti rokok harga rokok kalau bisa harus mencapai ratusan ribu. Sudah gila pemikiran seperti itu. Bahkan mereka tidak hanya mengusulkan melainkan memberikan advokasi. Advokasi yang dilakukan anti rokok juga tidak main. 

Anti rokok punya segala macam cara bahkan sumber daya yang sangat banyak. Saya akui itu. Banyak LSM hingga komunitas diorganisir untuk membantu proses advokasi mereka. Pun urusan advokasi adalah urusan menang dan kalah. Tidak ada istilah imbang. Nah ketika harga rokok naik, maka banyaknya lembaga anti rokok turut memenangkan advokasinya. Jadi di sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa maraknya rokok Smith, Bonte, Marbol, dan banyaknya rokok ilegal lainnya karena ulah anti rokok. Mereka mesti turut bertanggungjawab atas itu. 

Baca Juga:  Jangan Hanya Salahkan Perokok Ketika Sembarangan Membuang Puntung Rokok

Juru Bicara Komunitas Kretek, Khoirul Atfifudin

BACA JUGA: Rekomendasi Kretek Dibawah Rp20 Ribu yang Lebih Enak Ketimbang Rokok Ilegal!