Rokok filter (SKM) memang memiliki segmen konsumen terbanyak jika dibandingkan dengan konsumen SKT dan SPM. Tak heran jika perusahaan rokok dengan fokus produksi pada SKM pasti memiliki produk andalan yang memiliki banyak peminatnya dengan harga yang terjangkau pula.
Berikut ini adalah 4 rekomendasi rokok filter dengan harga 20 ribuan yang patut kretekus coba!
Win Filter

Rokok ini berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Saya pertama kali mencobanya di tahun 2024 ketika salah seorang kawan membawa dan meletakkannya di meja tongkrongan. Ketika saya mencobanya, langsung terasa seperti rokok khas jawa timuran. Memiliki tarikan yang halus, manis, dominan gurih, ada sensasi sepet, dan sedikit pedas. Mengingatkan saya kepada GG Signature Hitam.
Rokok Win mempunyai banyak varian. Ada Win Kretek, Win Bold, Win Filter, Win Click, Win Mild, Win Kuning, dan Win Hijau. Dengan karakter dan jenisnya masing-masing. Desain yang simpel dengan bungkus berwarna dominan merah dan coklat di tengah dengan tulisan Win Filter. Kandungan tar dan nikotin dari rokok ini cukup besar, yakni 31 MG tar dan 2,2 MG nikotin. Secara keseluruhan bungkus rokok ini terkesan sederhana dan ciamik.
Aroma tembakau dan cengkih serta rempah-rempah lainnya cukup terasa wangi. Batang rokoknya menggunakan papir berwarna putih dan filter berwarna kuning kecoklatan. Ada tulisan Win Filter pada bagian pembatas papir dan filternya dengan background warna merah yang melingkar.
Soal harga jangan ditanya, dengan harga Rp24.500 hingga Rp26.000 isi 20 batang di warung-warung kelontong. Sangat terjangkau dengan rasa yang tidak akan mengecewakan. Bisa jadi solusi di tengah harga rokok yang naik setiap tahun.
Sukun Executive

Sukun Executive merupakan salah satu pentolan rokok Kudusan. Dengan harga yang terjangkau yakni Rp24.000 hingga Rp25.500 dengan isi 16 batang, membuat banyak orang memilih rokok ini sebagai rokok harian. Design bungkusnya yang khas dan minimalis yakni warna putih dengan ada warna merah dan biru membentuk huruf “V” menjadikannya unik dari segi visual.
Rokok Sukun Executive ini menyasar segmen kelas menengah yang masih ingin merasakan cita rasa eksotis. Tarikannya cenderung halus, komposisi tembakaunya pas tidak membuat hentakan di tenggorokan sejak tarikan pertama. Pada bungkus rokok ini tercantum keterangan kadar nikotin 1,8 Mg dan dengan kadar tar 34 Mg.
Bagi kretekus yang ingin merokok dengan kesan berkelas namun dengan harga yang relatif murah. Saya merekomendasikan rokok ini untuk kalian coba.
Gudang Garam Signature

GG Signature masih menjadi salah satu pilihan rokok filter saya. Dari segi desain bungkusnya, rokok ini mengusung kemasan yang elegan. Warna hitam yang dominan dengan tulisan Gudang Garam yang berwarna emas. Filter pada batangnya yang king size berwarna coklat dengan motif bercak coklat tua dan tulisan signature dengan background merah menambah kesan premium pada rokok ini.
Dari segi rasa, GG Signature menyuguhkan rasa sedikit manis, gurih, dan agak pedas. After taste dari rokok ini meninggalkan rasa sepat yang khas. Satu bungkus GG Signature dijual dengan harga Rp26.500 sampai Rp27.000 isi 12 batang di toko-toko kelontong. Dengan harga segitu dan sensasi rasa yang khas, worth it untuk kalian coba.
Djarum Super 12

Berdasar referensi yang ada, rokok Djarum Super sudah ada sejak tahun 1981. Namun, PT Djarum sendiri sudah memiliki kiprah yang cemerlang sejak tahun 70-an. Sudah mengekspor beberapa jenis produknya ke berbagai negara di Asia. Termasuk Belanda dan Amerika. Secara pribadi, Djarum Super selalu membekas di hati sebab rokok itu adalah rokok pertama saya. Meski rokok harian saya saat ini bukan Djarum Super, pasti ada beberapa momen akan kembali ke Djarum Super.
Dari segi rasa, ketika menyalakan rokok ini pertama kali akan muncul rasa manis dari filternya. Dan ketika disulut, sensasi manis akan makin kuat terasa dengan sensasi fruity. Boleh dibilang, sensasi rasa nangka dari rokok ini tergolong kuat. Untungnya, rasa itu bisa diimbangi oleh sensasi spicy dari cengkeh dan rempah lainnya.
Ngomong-ngomong soal cengkeh, rokok Djarum Super ini mengklaim diri sebagai superfine clove cigarette. Pada bungkusnya sendiri terdapat tulisan with superfine clove yang berarti rokok ini mengandung rajangan cengkeh terbaik yang diiris halus. Mungkin karena inilah kemudian band The SIGIT membuat sebuah lagu dengan judul Clove Doper dengan penggalan lirik pada bagian reff “superfine clove cigarette”.
Bungkus rokok ini memiliki ciri khas dengan warna merah hitam dengan tulisan Djarum Super berwarna yang mencolok. Kerennya lagi, selain logo, hampir seluruh tulisan di bungkus rokok ini menggunakan warna emas. Paling hanya gambar seram dan keterangan kesehatan yang menggunakan warna lain. Rokok ini dijual dengan harga Rp25.000 sampai Rp26.000 isi 12 batang di toko kelontong. Selamat mencoba!
- Rekomendasi Rokok Filter Harga 20 Ribuan - 6 November 2026
- Memangnya Betul Perokok Sulit Dinasihati? - 19 September 2026
- Tobeko Jogja: Surga Toko Tembakau Komplit Incaran Pelancong - 7 September 2026



