
Apakah Dengan Merokok Kita Menantang Virus Corona?
Merokok bukanlah tindakan yang menantang virus Corona. Itu adalah sesat pikir yang berlebihan. Kemanusiaan di atas segalanya, saya kira itu adalah hal yang perlu ditekankan

Merokok bukanlah tindakan yang menantang virus Corona. Itu adalah sesat pikir yang berlebihan. Kemanusiaan di atas segalanya, saya kira itu adalah hal yang perlu ditekankan

Kemanusiaan di atas segalanya. Saya rasa kalimat ini menjadi jargon yang tepat untuk dihadirkan dalam kondisi seperti ini. Wabah Covid-19 atau Corona menghancurkan segalanya jika

Pandemi corona membuat orang lebih banyak berhati-hati dalam beraktivitas. Rokok bagi para perokok pada kondisi lockdown seperti sekarang menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Bukan apa-apa,

Tarif cukai rokok yang terus naik tiap tahun berdampak luar biasa. Petani tembakau kebingungan karena hasil panennya tidak sepenuhnya terserap. Pabrikan mau tidak mau juga

Pelindung kepala, jaket dan perlengkapan berkendara lainnya sudah terpakai. Namun keselamatan Belva tidak juga terjamin. Pria naas tersebut harus menderita pecah pembuluh darah di kelopak

Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk dukungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjadi ketetapan pemerintah yang memang semestinya memberi maslahat bagi masyarakat.

Hampir setiap hari isu rokok menjadi bahan pemberitaan di media. Baik media mainstream maupun media abal-abal yang memang dibentuk untuk menghembuskan isu negatif soal rokok,

Pasca diumumkannya dua WNI terjangkit Virus Corona (COVID-19) pada awal Maret lalu, harga rempah-rempah pada sejumlah pasar di Jakarta Pusat mulai melonjak drastis. Terlebih harga