
Kenapa Rokok Disebut Zat Adiktif Padahal Keliru?
Rokok diklaim sebagai zat adiktif karena kandungan nikotin di dalamnya. Akibatnya rokok kerap dituduh menjadi asal muasal berbagai penyakit. Klaim seperti ini dirasa sangat berlebihan

Rokok diklaim sebagai zat adiktif karena kandungan nikotin di dalamnya. Akibatnya rokok kerap dituduh menjadi asal muasal berbagai penyakit. Klaim seperti ini dirasa sangat berlebihan

Tembakau Lombok telah dikenal sejak dahulu dengan berbagai jenisnya. Sebagai daerah penghasil, Lombok telah menjadi perhatian banyak perusahaan rokok terkait pasokan bahan baku. Tidaklah heran

Semakin hari hidup perokok semakin sulit saja. Bukan cuma aktivitas merokoknya yang distigma negatif, kini aktivitas beli rokok pun sudah jadi perkara. Iya. Dalam berbagai

Rokok idaman kini bak mantan yang pergi bersama kekasih barunya, tak lagi bisa digenggam, seleranya terpaut tinggi beserta harga yang diusungnya. Pada akhirnya kita harus

Industri rokok di Indonesia telah banyak memberi andil penting bagi kelangsungan ekonomi dan kesejahtaran bangsa ini. Tilik saja dari target penerimaan cukai rokok dari tahun

Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) adalah salah satu regulasi yang hampir selalu ada di setiap daerah. Beberapa daerah terlihat berlomba-lomba untuk menelurkan

Rokok gerbang masuk menuju narkoba. Seorang perokok disebut-sebut sebagai calon pemabuk. Pada level selanjutnya perokok akan mencoba-coba konsumsi ganja dan/atau jenis narkoba lainnya. Begitulah stigma

Salah satu regulasi yang menjadi dasar dari kebijakan tentang rokok di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Produk Tembakau. Regulasi ini