harga rokok

Manfaat Nikotin yang Perlu Diketahui

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagai salah satu senyawa kimia organik yang terkandung dalam rokok, nikotin kerap dianggap sesuatu yang mengerikan. Ya, begitulah media membingkai citra rokok dan segala ihwal tentangnya. Padahal, ada manfaat nikotin yang tidak banyak diketahui (selain kabar tentang potensi tembakau jadi obat corona).

Kita kesampingkan dulu perihal manfaat nikotin. Kita harus lebih dulu mengingat bagaimana penjelasan tentang nikotin yang beredar di berbagai media berbasis internet. Nikotin itu membawa dampak negatif pada tubuh, nikotin berbahaya, bisa membuat kecanduan, dan lain sebagainya. Begitulah wajah nikotin sebagai kandungan rokok.

Untuk informasi, tembakau bukanlah satu-satunya tumbuhan yang mengandung nikotin. Kentang, terung, kembang kol, dan tomat adalah beberapa contoh tumbuhan sayuran yang secara alami mengandung senyawa nikotin. Berbahayakah sayur-sayuran tersebut? Tentu tidak. Nikotin dari tembakau adalah satu-satunya nikotin yang dimusuhi.

Kita sudah tahu tentang keberadaan kelompok anti-tembakau. Kelompok ini yang secara intens mengampanyekan bahaya tembakau, termasuk nikotin di dalamnya. Tapi tak pernah ada kelompok anti-terung, anti-kentang, atau anti-tomat meski punya kandungan yang sama. Kenapa? Karena sesungguhnya nikotin punya manfaat. Segala bentuk penolakan itu tak lepas dari agenda bisnis, sebagaimana yang dijelaskan dalam buku Nicotine War.

Baca Juga:  Melawan Sesat Pikir Kebijakan Terkait Ruang Merokok

Nah, sekarang kita perlu tahu, apa manfaat nikotin?

U.S. Congress pada tahun 1990 menyatakan, nikotin membuat tubuh merasa relaks, lebih energik dan bersemangat, atau bahkan sebaliknya. Efek ini biasanya dikenal sebagai biphase effect. Nikotin akan diserap tubuh (darah), diringi dengan pelepasan adrenalin dan penghambatan beberapa hormon.

Tak hanya itu, nikotin juga merangsang otak dengan membuat zat endorphin lebih banyak dari keadaan normal. Struktur kimia endorphin hampir sama dengan obat penghilang rasa sakit seperti morphine.

Senyawa yang sama juga muncul dari biji terung. Dalam biji terung terdapat nikotin yang jika dikonsumsi pada kadar tertentu akan memicu pelepasan dopamin (hormon bahagia). Dengan memakan terung, kita bisa bahagia. Setidaknya begitulah media menggambarkan manfaat nikotin sebagai kandungan terung. Narasi yang jauh berbeda dengan gambaran nikotin sebagai kandungan rokok.

Jadi, nikotin akan bermanfaat bagi tubuh asal bukan dari rokok. Kira-kira begitulah pesan yang ingin disampaikan oleh para antirokok.

Jangan heran kalau ada banyak kelompok yang berkoar-koar soal bahaya nikotin, kemudian mengampanyekan berhenti merokok, eh ternyata jualan rokok elektrik. Apa kandungan rokok elektrik? Ya nikotin juga.

Baca Juga:  Ketersediaan Ruang Merokok adalah Kewajiban Hukum
Aris Perdana

Manusia yang dikutuk untuk bebas | @arisperd