
Beberapa Salah Kaprah Tentang Kenaikan Cukai Rokok
Memasuki Oktober 2018, kembali ramai sebuah isu yang melulu dibahas di rentang waktu ini pada setiap tahunnya. Maklum, dalam jangka satu bulan ke depan, bakal

Memasuki Oktober 2018, kembali ramai sebuah isu yang melulu dibahas di rentang waktu ini pada setiap tahunnya. Maklum, dalam jangka satu bulan ke depan, bakal

Hidup sebagai konsumen barang dan jasa di Indonesia bukanlah perkara yang mudah. Berulang kali kita kerap dirugikan oleh penjual barang atau jasa yang kita gunakan.

Sembilan tahun silam, seorang teman di pekerjaan valuasi ekonomi mengatakan kalau gas yang berasal dari emisi kendaraan sangat berpengaruh terhadap emosi manusia. Itu di luar

Kantor Staf Presiden benar, rokok tak pernah benar-benar menguntungkan negara. Ia memang memberi pemasukan hingga 7% APBN pada tahun lalu, tapi tetap saja kerugian yang

Agaknya nama Sandiaga Uno dan kata kontroversi makin hari makin tak terpisahkan. Dirinya boleh saja menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Tapi, kelakuannya, tetap saja

Menaikan tarif cukai setinggi-tingginya merupakan salah satu poin yang tercantum dalam naskah Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Poin tersebut dianggap sebagai solusi untuk menurunkan

Sebagai seorang yang sering mendengarkan ceramah-ceramah ustaz kondang Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa AA Gym, ada dua hal yang saya tidak sepakat darinya. Pertama

Kebanyakan orang di Indonesia kerap berpikir buruk terhadap rokok. Hal ini, tentu saja, juga berlaku bagi para konsumennya. Kami para perokok selalu dianggap membuang uang