
Mereka yang Tidak Malu Lagi Menghisap Sigaret Kretek Tangan
Kalau kita flashback ke 5 tahun ke belakangan, Sigaret Kretek Tangan hanya digemari oleh orang-orang tua. Orang-orang yang usianya di atas 40 tahun. Berbeda dengan

Kalau kita flashback ke 5 tahun ke belakangan, Sigaret Kretek Tangan hanya digemari oleh orang-orang tua. Orang-orang yang usianya di atas 40 tahun. Berbeda dengan

Jokowi tidak meratifikasi bukan berarti tidak menyetujui FCTC. Buktinya aturan di PP 28/2024. Ungkapan apa yang dikatakan Jokowi berbanding terbalik dengan kenyataan memang benar adanya.

Negara mencoba, sekali lagi, menghimpit Industri Hasil Tembakau dengan cara menggunakan bungkus rokok polos. Efektifkah? Segala hal dilakukan untuk mengendalikan tembakau. Seolah tembakau menjadi barang

Kalian tahu nggak kalau Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, sebelumnya tidak punya pengalaman di bidang kesehatan? Karena ketika kita melacaknya Ia merupakan lulusan Fisika Nuklir
Kementerian Kesehatan memang keterlaluan. Mereka dengan ugal-ugalan merancang Peraturan Menteri Kesehatan yang menyoal kemasan rokok polos. Alasannya meniru negara-negara lain. Padahal negara-negara lain itu telah

Menteri Kesehatan adalah hama sekaligus musuh nomor satu petani tembakau. Musuh petani tembakau itu bukan hama atau cuaca, melainkan regulasi yang tak berkeadilan. Karena dari

Isu mengenai bungkus rokok polosan cukup santer terdengar. Pasalnya, setelah PP No. 28/2024 akan terbit Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang bungkus rokok tersebut. Belum

Di saat masyarakat kecil berjuang meraih rezeki halal, di saat itu pula pemerintah mengebiri masyarakat. Caranya menjual rokok eceran dilarang. Pemerintah Indonesia ini aneh (kalau