Ragam

4 Jenis Korek Api yang Perokok Pasti Tahu

Korek api adalah benda yang berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dibilang, penemuan korek api adalah satu hal ajaib dari perdaban manusia selain ditemukannya penggunaan roda. Rasanya, sulit membayangkan bagaimana membakar sampah jika korek api tidak pernah ada. Tentu lagi bagi kita fungsinya untuk menyalakan rokok.

Sebagai seorang perokok, saya kadang tak selalu membawa korek, itu kenapa saya tak jarang meminjam korek teman untuk menyalakan rokok. Korek yang saya pinjam itu cukup beragam. Ada yang suka koleksi korek? Nah, sekadar menyegarkan ingatan, siapa tahu pula ada yang belum kenal  jenis-jenisnya. Yuk disimak apa saja 4 jenis korek yang umum dikenal.

1. Korek Api Kayu

Jenis korek api ini adalah sebatang kayu yang ujungnya ditutupi bahan fosfor yang bisa menghasilkan api lewat gesekan. Singkat sejarahnya, korek api yang dinyalakan dengan digesek ini ditemukan oleh kimiawan Inggris, John Walker pada 1827. Penemuan awalnya dilakukan pada 1680-an, dengan campuran fosfor belerang oleh Robert Boyle, tapi hasilnya kurang memuaskan dan Walker yang menyempurnakan itu sehingga dapat memunculkan api ketika digesekkan ke permukaan kasar.

Jenis Korek Kayu masih bisa kalian temui di warung-warung, loh. Harganya Rp. 500 per kotak. Sebagai perokok, jenis korek seperti ini adalah yang ‘anti curanrek’. Relatif aman jika kalian taruh di meja saat nongkrong bersama teman, ngga bakal ada yang mau ngambil.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Rokok Murah bagi Kretekus untuk Tahun 2020

2. Korek Api Gas (Tokai)

Korek api ini menggunakan cairan seperti naptha atau buthana. Untuk dapat menghasilkan percikan dan menyulut terjadinya bunga api, digunakan batu api yang digesekan pada permukaan yang sangat kasar, sehingga bunga api ini menyulut cairan atau gas sehingga terbakar. Besar apinya tentu saja bisa diatur.

Korek gas dikalangan kita lebih fimiliar dibanding korek kayu, mungkin karena penggunaannya juga yang lebih simpel. Korek gas ini juga bermacam-macam ragam variannya, bukan cuma yang hanya berawarna tapi juga ada yang pakai corak batik, ada yang mengeluarkan edisi bendera negara ketika menyambut event sepakbola bergengsi, atau bermacam-macam lainnya. Mungkin, salah satu dari kalian adalah kolektor Korek Gas.

3. Lighter untuk Cangklong

Ohiya, Kretekus, kalian di sini ada yang merokok menggunakan pipa cangklong? Wah, biasanya pengguna cangklong ini tipe yang senang bertualang menikmati berbagai cita rasa tembakau. Nah, untuk kalian yang suka merokok dengan pipa cangklong, pasti kalian tak asing dengan lighter untuk cangklong. Yang mempunyai ciri bersungut pada bagian keluaran apinya. Ada juga yang menyebutnya korek magnet, lantaran sumber api dan kerja mekanisnya berbeda dari korek gas yang mengandalkan percikan dari batu api. Model lighter untuk cangklong ini amatlah beragam, begitupun harganya.

Baca Juga:  YLKI Tidak Salah, Benyamin Biang Kerok Memang Film yang Tidak Layak Tonton

4. Zippo

Zippo didirikan oleh George G Blaissdell, orang yang sangat berkomitmen memproduksi korek dengan kualitas yang bagus. Korek api ini terkenal dan tersebar di banyak negara, apalagi juga punya reputasi yang tinggi bagi korek yang tahan angin.

Umumnya perokok pasti tahu apa itu Zippo, satu merk korek api yang cukup legendaris seantero jagat. Desain tampilannya unik dan keren, komunitas penggemarnya pun tersebar di berbagai belahan dunia. Zippo di tangan perokok yang menggemarinya dipercaya dapat mengangkat gengsi tersendiri. Jenis korek yang satu ini memang cukup berkelas. Layaknya punya Jeep klasik. Soal harga, baiknya kalian cek saja sendiri ya, Lur.

Nah, itu ada 4 Jenis korek yang kita (sebagai perokok) pasti tahu. Ada beragam korek api yang bisa kita gunakan untuk menjadi pemantik saat kita ingin merokok, apapun merk, jenis, serta keunggulannya, hal yang patut kita syukuri adalah peran korek api di kehidupan perokok. Tanpa korek api, rokok tak akan menyala, sama seperti aku tanpa kamu, tak akan menjadi apa-apa. Heuheuheuheu

 

Penulis di Komunitas Kretek

You might also like