Melukis Sang Garuda dengan Puntung Rokok

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rokok bukanlah barang ilegal yang perederannya dilarang oleh pemerintah. Melalui beberapa peraturan, produk olahan tembakau tersebut bisa dinikmati oleh siapa saja yang sudah berusia di atas 17 tahun. Tingkat konsumsi rokok yang tinggi di Indonesia membuat cukai hasil keuntungan penjualan produk itu sanggup untuk membiayai pembangunan di tanah air. Segudang manfaat rokok memang ada dan nyata, meski distorsi pemberitaan negatif di sana-sini kerap muncul.

Ada yang bilang rokok itu bikin rileks penikmatnya, itu benar adanya jika dihisap kala pikiran suntuk. Tak sedikit yang bilang bahwa rokok adalah sumber inspirasi. Tak percaya? tanya saja kepada mereka yang merokok sekaligus buang air besar di pagi hari. Rokok untuk kesehatan? ada saja memang bukti medisnya dan patut dicoba. Tapi kali ini ada satu yang unik, rokok digunakan untuk menjadi satu karya seni yang indah.

 

Ide ini keluar dari seseorang dengan pemikiran jenius yaitu M.Gufron Rosyadi Husaini, pemuda asal Lamongan, Jawa Timur. Pria berusia 25 tahun ini mensulap puntung rokok menjadi lukisan yang eksotis dan bernilai jual tinggi. Warga Dusun Podo, Desa Glagah, ini mengaku hobi melukis sejak sekolah dasar (SD) menggunakan cat. Ia juga sering menjuarai lomba lukis.

Baca Juga:  Sehari Dengan Koh Ayong dan Cak Rusdi

Namun, Yadi, sapaan akrab pria berusia 25 tahun ini, berinovasi tidak hanya melukis dengan cat tapi menggunakan puntung rokok. Ide awal melukis dengan puntung rokok yang berserakan. Sebelum digunakan, puntung rokok terlebih dahulu dicuci dan dijemur untuk menghilangkan bau zat racunnya yang berbahaya.

Puntung rokok yang sudah kering inilah yang dibuat lukisan. Setelah tertempel semua dan membentuk lukisan, agar indah dan eksotis, lukisan dihaluskan dengan pernis. Hasilnya, lukisan Garuda Indonesia dari puntung rokok selesai dibuat.

Gufron mengakui bahwa ide membuat lukisan garuda karena terinspirasi dari hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus kemarin. Pria yang juga erupakan seorang seniman itu sudah merencanakan jauh-jauh hari pembuatan karya seni dari puntung rokok itu dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-74 membuat karya dengan bahan berbeda. Dirinya juga ingin mengembangkan limbah rokok jadi barang bernilai tinggi dan bisa dinikmati kembali oleh publik.

Bagaimana dengan kalian? jika Gufron bisa mendaur ulang puntung rokok bukan berarti bahwa kalian tidak bisa. Kumpulkan puntung rokok yang habis kalian hisap. Hitung-hitung juga menjaga kebersihan dan siapa tahu bisa menghasilkan satu karya yang tak kalah menarik. Silahkan mencoba!j

Baca Juga:  Kesederhanaan di Balik Kemewahan Petani Tembakau Temanggung
Indi Hikami

TInggal di pinggiran Jakarta