Tidak semua orang tahu perbedaan jenis rokok filter, rokok kretek, dan rokok putih. Sebab, bagi sebagian orang, rokok itu sama semua. Ya, isinya kertas papir yang terisi tembakau. Padahal rokok sendiri di Indonesia memiliki beragam jenis dan karakteristik.
Ketiga jenis rokok ini sebenarnya tidak berada dalam satu kategori yang serupa. Bahan dan komposisinya yang membedakan jenis rokok kretek dan rokok putih. Sementara filter lebih berkaitan dengan bentuk atau bagian dari batang rokok.
Mengenal Rokok Kretek
Rokok kretek merupakan jenis rokok yang memiliki karakter khas karena menggunakan campuran tembakau dan cengkeh. Nama “kretek” dikaitkan dengan bunyi letupan kecil yang muncul ketika cengkeh terbakar. Dalam perkembangannya, kretek menjadi bagian penting dari sejarah industri dan budaya tembakau Indonesia. Selain tembakau dan cengkeh, produk kretek dapat menggunakan bahan tambahan tertentu untuk memberikan karakter rasa dan aroma yang berbeda.
Secara umum, kretek juga terbagi menjadi beberapa bentuk. Antara lain sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM). Pembuatannya juga berbeda. Kretek diproduksi dengan proses pelintingan secara manual, sedangkan kretek mesin menggunakan mesin. Karena itu, istilah kretek tidak otomatis berarti rokok tanpa filter. Ada kretek yang menggunakan filter dan ada pula yang tidak.
Mengenal Rokok Putih
Sementara itu, rokok putih adalah rokok yang tidak menggunakan cengkeh sebagai bahan utama campurannya. Bahan utamanya adalah tembakau, dengan komposisi dan karakter rasa yang dapat berbeda-beda tergantung produk. Istilah “putih” merujuk pada karakter rokok tersebut yang berbeda dari kretek, bukan berarti rokoknya benar-benar berwarna putih seluruhnya. Biasanya ada dua jenis rokok putih: Sigaret Putih Tangan (SPT) dan Sigaret Putih Mesin (SPM).
Rokok putih berkembang kuat di berbagai negara dan menjadi salah satu bentuk rokok yang paling umum di dunia. Di Indonesia, rokok putih juga memiliki pasar tersendiri meskipun sejarah kretek jauh lebih erat dengan perkembangan industri rokok nasional.
Mengenal Jenis Rokok Filter
Lantas dengan jenis rokok filter bagaimana? Nah rokok filter sebenarnya bukan lawan dari kretek atau rokok putih. Filter adalah bagian yang terpasang pada salah satu ujung batang rokok dan berfungsi sebagai komponen penyaring asap. Karena itu, baik rokok kretek maupun rokok putih dapat menggunakan filter.
Sebaliknya, terdapat pula rokok yang tidak menggunakan filter. Dalam konteks Indonesia, misalnya, sebagian kretek tangan tradisional itu biasanya tanpa filter. Karena itu, jika membandingkan ketiganya, lebih tepat mengatakan bahwa kretek dan rokok putih merupakan pembedaan berdasarkan komposisi bahan, sedangkan filter merupakan pembedaan berdasarkan konstruksi rokok.
Perbedaan ini dapat digambarkan secara sederhana: kretek = tembakau dengan karakter khas cengkeh; rokok putih = rokok berbasis tembakau tanpa cengkeh sebagai ciri utama; filter = rokok yang memiliki bagian filter pada ujung batangnya.
Dengan demikian, satu batang rokok dapat sekaligus termasuk dalam dua istilah. Misalnya, sebuah produk dapat disebut sigaret kretek mesin (SKM) filter: “kretek” menunjukkan komposisinya, “mesin” menunjukkan cara produksinya, dan “filter” menunjukkan konstruksi batang rokoknya. Begitu pula rokok putih dapat diproduksi dengan filter.
Memahami perbedaan istilah tersebut penting agar pembahasan mengenai rokok tidak mencampuradukkan kategori berdasarkan bahan, proses produksi, dan bentuk fisik. Ketiganya memiliki dasar pengelompokan yang berbeda, meskipun dalam percakapan sehari-hari sering digunakan secara bergantian.
Juru Bicara Komunitas Kretek, Khoirul Atfifudin
BACA JUGA: Rekomendasi Rokok Filter Murah di Bawah 15 Ribu



