
Dzolimnya Pikiran A’a Gym Jika Bicara Soal Rokok
Merokok adalah hak setiap orang. Pun dengan orang yang tidak merokok, itu adalah hak. Tambahan bagi yang tidak merokok, hak mereka pula untuk tidak terganggu

Merokok adalah hak setiap orang. Pun dengan orang yang tidak merokok, itu adalah hak. Tambahan bagi yang tidak merokok, hak mereka pula untuk tidak terganggu

Diskriminasi pada perokok terus berlanjut. Setelah sempat terancam dicoret dari daftar mustahik penerima zakat, kini perokok dilarang melayani negara. Melayani negara yang saya maksud adalah

Bicara soal rokok adalah bicara kontroversi. Produk olahan tembakau ini kerap menuai kecaman dan stigma buruk namun terlalu sayang untuk ditinggalkan. Betapa tidak, sering dikampanyekan

Dikeluarkannya peraturan presiden tentang penggunaan dana pajak rokok untuk menutup defisit Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) menimbulkan pro kontra. Ada yang menganggap hal ini sebagai

Siapa bilang perokok itu merugikan negara? Hmm.. asal kalian tahu, setiap tahun kami para perokok yang jahat ini selalu menyetor duit ke negara hingga ratusan

Indonesia diklaim sebagai negara dengan tingkat konsumsi rokok tertinggi di Asia Pasifik. Menyikapi hal tersebut, kelompok anti rokok melakukan manuver dengan berbagai cara agar konsumsi

“Muslim di Indonesia yang taat beribadah, maksudnya di sini seperti salat 5 waktu cenderung tidak merokok” Renny Nurhasana, peneliti dari Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas

Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) adalah salah satu dari sekian banyak regulasi yang lahir di tengah kontroversi. Beberapa kejanggalan dan tendensi diskriminatif