3 Lagu Dengan Rokok Sebagai Topik Utama

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Musik adalah elemen penting dalam kehidupan sehari-hari, begitupun lagu seperti sudah jadi makanan sehari-hari bagi kita. Tengok saja bagaimana kita bisa memutar playlist lagu hingga mencapai 10 lagu perhari. Pada saat kita sedang dalam mood yang baik, kita memutar lagu yang cozy, saat sedang galau lagu bertema patah hati adalah yang paling idola, dan pada saat bangun pagi ketika berada di kamar mandi, memutar lagu sembari menyanyi menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan.

Lagu yang baik adalah lagu yang tercurah dari hati dan membuat orang tersentuh, begitu kiranya kata beberapa muisisi terkenal di Indonesia, banyak musisi yang menciptakan lagu yang terinspirasi dari kisah pribadinya, seperti patah hati, jatuh cinta hingga mengharapkannya kembali. Cukup beragam bukan? Namun tak hanya perkara cinta-cintaan yang menjadikannya sebagai inspirasi. Musisi-musisi berikut ini menjadikan rokok sebagai inspirasinya dalam menciptakan lagu.

Mari kita tengok, siapa saja musisi-musisi itu :

1) Toni Q- Sebatang Rokok

Toni Q sang musisi dengan aliran musik reggae ini sudah sangat terkenal di Indoensia, dengan banyak lagu-lagunya yang menjadi top hits di kalangan pecinta musik reggae. salah satunya adalah lagu dengan judul Sebatang Rokok.

Dibuka dengan lirik engkau teman paling setia, diam-diam nyala tak berbicara sudah cukup menggambarkan bagaimana kalau rokok adalah teman paling setia, baik saat kita galau, senang, hingga pada saat uang di dompet pun tinggal hitungan lembar, rokok adalah teman paling setia yang bisa menemani kalian untuk paling tidak bisa melupakan sejenak permasalahan yang sedang dihadapi.

Baca Juga:  Selamat Hari (Film) Darah dan Doa

Secangkir kopi hangat acapkali menemani, Kala nikmat menyambut pagi inilah lirik yang paling menyenangkan di dalam lagu ini. Kopi memang menjadi teman paling asyik saat merokok. Mau itu kopi hitam atau kopi susu, kopi dan rokok layaknya Romeo dan Juliet yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Dan jika terpisah, akan akan rasa kehampaan. Dan pagi hari sebelum berhadapan dengan pekerjaan yang acapkali membuat kita pusing, merokok dengan kopi yang masih mengepulkan asap sangat menyenangkan. Apakah kalian termasuk yang melakukan itu?

2) Benyamin S- Rokok

Di sedot – sedot di isep – isep ngebul

Asepnya terbang ke langit mumbul

Di jepit tangan nempel di bibir bibir

Teman melamun teman berfikir

Lirik awalnya saja sudah sangat menunjukan bahwa merokok itu kegiatan yang asyik, merokok dengan asap yang mengepul-ngepul. Merokok bisa menjadi teman saat kita sedang sendiri dan melamun, dan dalam lamunan itu kita bisa berfikir liar maupun hanya mengenang kisah cinta kita yang lalu-lalang, bahkan mengenang kisah bahagia kita bersama kekasih. Bahkan bisa menjadi teman saat kita dilanda pekerjaan yang sangat mengharuskan kita berfikir. Merokok adalah cara agar kita bisa sedikit santai dan mencari ide-ide yang tadinya sudah macet tak keluar.

Baca Juga:  10 Pemantik Unik di Dunia

Kalo kehabisan rokok rasanya kayak kambing bego

Lirik ini betul-betul sangat diamini oleh para kretekus. Dimana kalau kita kehabisan rokok kita akan seperti kehilangan harta kita yang paling berharga, kalau sudah tidak punya uang untuk beli rokok lagi, kita akan seperti orang bodoh yang mencoba atur strategi  agar bagaimana kita bisa meminta rokok kepada teman tentu dengan strategi agar si teman tidak dapat menolak permintaan kita.

Isep rokok emang seger

 sudah pendek semakin leger

 tak perduli bakal sakit kangker

Rokok teman yang setia dibawa kemana – mana, melebihi pacar yang setia

Untuk lirik ini, biar kalian aja para kretekus yang mendeskripsikan, karena saya yakin pasti hasilnya akan berbeda-beda dan tentunya tetap tersenyum-senyum sembari membakar rokok

3) Iwan Fals – Libur Kecil Kaum Kusam

Rasanya, bang Iwan sudah banyak menciptakan lagu yang meggambarkan dinamika kehidupan kita melalui bahasa yang sederhana. Dari oplet tua yang seliweran di jalanan ibu kota hingga wakil rakyat yang kerjanya cuma gitu-gitu aja.

Baca Juga:  Tak Ada Kretek Kalau Tak Ada Asap

Nikmat kau hisap asap tembakau

Di bangku rumah kontrakan

Sore selesai kerja sehari

Dibuka dengan lirik yang sangat aduhai, menemani sore hari dengan menghisap tembakau selepas pulang dari bekerja membuat lagu ini sangat dekat dengan keseharian kita. Penggalan lirik ini juga sangat pas dengan saya, karena selepas bekerja dan ingin merenggangkan badan yang capek,menghisap tembakau sangat ampuh untuk membuat badan kembali santai.

Lagu ini menggambarkan kebahagian keluarga kecil yang hidup di ibu kota. Dengan hidup yang sangat sederhana, berwisata walau hanya setahun mungkin hanya sekali, namun si penulis lagu menggambarkan bahwa merokok juga menjadi wisata yang ampuh bagi si bapak dalam menikmati kehidupannya sehari-hari. Kalau tak percaya, coba saja kalian putar lagu ini.

Rokok memang sangat dengan masyarakat Indonesia, baik orang gedongan, kantoran, pekerja pabrik bahkan musisi. Maka tak perlu heran jika rokok menjadi medium rekreatif bagi kita semua, bahkan bisa menjadi inspirasi bagi beberapa musisi di atas.

Sudah cukup banyak lagu dengan bertemakan cinta membuat kita bernyanyi, namun bagi kita para kretekus. Lagu yang menggunakan rokok sebagai tajuk utama akan sangat membuat kita para perokok merasa bangga bahwa masih ada musisi yang mendeskripsikan kegiatan merokok kita ke dalam sebuah lagu yang sangat aduhai.

Rahmat Baihaqi

Aktif di Komunitas Baca Tangerang