Ancelotti-merokok
Ragam

Carlo Ancelotti dan Selebrasi Bergaya Merokok

Kehidupan seorang olahragawan termasuk pesepakbola adalah kehidupan yang sehat. Sialnya, seringkali diidentikkan sebagai kehidupan yang jauh dari rokok. Faktanya ada banyak pesepakbola yang juga merupakan perokok. Tak hanya pemain, tapi juga pelatih. Carlo Ancelotti jadi salah satu nama pelatih beken yang merokok.

Nama Don Carlo, sapaan akrab Carlo Ancelotti berada di daftar teratas pelatih top dunia. Berderet gelar ia raih mulai dari melatih AC Milan, Chelsea, Bayern Munchen, Paris Saint German, hingga klub asuhannya saat ini, Real Madrid. Klub yang terakhir disebut baru saja berhasil meraih gelar juara La Liga untuk yang ke 35 kalinya.

Sebuah foto viral usai keberhasilan Real Madrid merengkuh gelar liga Spanyol. Don Carlo bersama dengan beberapa pemain asuhannya terlihat sedang merayakan pencapaian mereka dengan seluruh pendukung Real Madrid yang tumpah ruah ke jalanan. Mereka berfoto dengan gaya eksentrik. Dalam foto tersebut nampak wajah-wajah sumringah usai sukses mendominasi liga sepanjang musim.

Yang menarik, dalam foto itu Carlo Ancelotti memilih gaya merokok. Rokok yang dipakai adalah jenis cerutu.

Carlo Anvelotti Merokok
Ancelotti Bergaya Mengisap Cerutu. Foto: twitter @vinijr

Loh, kan mereka olahragawan? Apa mungkin mereka merokok?

Ya, terus kenapa? Mau mengutuk? Mau protes? Mau membenci? Ya silakan. Komentar sinis dan cibiran memang sudah biasa mengalir ketika melihat tokoh publik merokok, utamanya artis dan olahragawan.

Baca Juga:  Mengenal Legenda Rokok Marlboro Merah

Penampakan banyak olahragawan termasuk pesepakbola yang merokok merupakan sebuah fakta yang bisa dengan mudah ditemui. Bukan hal yang luar biasa. Para antirokok saja yang kelewat benci pada rokok. Mereka (antirokok) telah sepenuh tenaga membangun citra olahraga jauh dari rokok, hingga kejadian seperti itu mengusik mereka.

Bahkan masih ada daftar nama pelatih top lain yang juga merokok. Ada Maurizio Sarri, Marcelo Lippi, Joachim Loew, Pep Guardiola, dan lainnya. Mereka semua punya segudang prestasi sekalipun menjadi perokok.

Bahkan, jika melihat daftar pemain sepakbola yang merokok, ya lebih banyak lagi. Tinggal ketik ‘pesepakbola merokok’ di mesin pencarian, langsung muncul sederet nama top beserta momen saat mereka merokok. Gak percaya? Coba saja, kalian akan menemukan wajah Messi, Ozil, dan lainnya.

Khusus Carlo Ancelotti, ia sempat ditanyai oleh wartawan. Apakah memang ia seorang perokok? Karena sudah lama sekali ia tidak lagu terlihat merokok. Dulu memang pernah beredar fotonya.

“Tidak, saya tidak merokok cerutu. Itu hanya foto bersama teman-teman saya. Ya para pemain ini adalah teman saya,” kata Don Carlo kepada Movistar, dikutip dari twitter @FabrizioRomano.

Saat masih berkarir di Italia pada periode 2000-an awal, ia cukup sering terlihat merokok. Tapi yang dia isap bukan jenis cerutu, melainkan jenis rokok biasa. Nah, itu yang sudah lama ia tinggalkan. Lantas tiba-tiba melakukannya lagi dengan cerutu.

Baca Juga:  Review Rokok Minak Djinggo Rempah, Ini Rokok Apa Jamu?

Pekan lalu memang pekan yang istimewa Real Madrid, para pendukung, juga Carlo Ancelotti, tentunya. Usai meraih gelar La Liga, mereka sukses menumbangkan Manchester City asuhan Pep Guardiola di babak semifinal Liga Champions. Selanjutnya, Real Madrid harus melewati hadangan Liverpool di babak final untuk meraih gelar juara Liga Champions ke 14 mereka.

Oh iya, ini perlu dipertegas; prestasi yang mereka raih memang bukan dikarenakan aktivitas merokoknya. Tapi, setidaknya mereka menjadi bukti sahih bahwa dunia olahraga dan rokok tak melulu bersebrangan sebagaimana yang kerap dicitrakan oleh antirokok. Apalagi menyebut perokok sudah pasti buruk dan tak berprestasi, mau kita kemanakan nama-nama beken tadi?

Intinya, jangan berlebihan. Jangan terlalu larut dalam mencinta. Jangan terlalu juga dalam membenci. Sedang-sedang saja. Perkara merokok atau tidak adalah kehendak bebas. Semua berhak menentukan pilihannya, termasuk olahragawan. Ya, asalkan sudah di usia dewasa. Kira-kira begitu.

By the way.. congratulations, Don Carlo!

Penulis di Komunitas Kretek

Leave a Reply

Your email address will not be published.