
Konsumen Rokok Menolak Simplifikasi Cukai
Simplifikasi cukai itu merugikan, tidak hanya bagi industri, petani, atau buruh, tetapi juga pada konsumen. Asal tahu saja, persaingan sehat yang saat ini terjadi di

Simplifikasi cukai itu merugikan, tidak hanya bagi industri, petani, atau buruh, tetapi juga pada konsumen. Asal tahu saja, persaingan sehat yang saat ini terjadi di

Kemanusiaan di atas segalanya. Saya rasa kalimat ini menjadi jargon yang tepat untuk dihadirkan dalam kondisi seperti ini. Wabah Covid-19 atau Corona menghancurkan segalanya jika

Tarif cukai rokok yang terus naik tiap tahun berdampak luar biasa. Petani tembakau kebingungan karena hasil panennya tidak sepenuhnya terserap. Pabrikan mau tidak mau juga

Salah satu kebiasaan saya dan Kalis kalau sedang berboncengan di jalan adalah menertawakan merek produk yang namanya terdengar lucu yang kebetulan banner atau posternya terpampang

Akhir tahun lalu dalam sebuah meeting publisis film bersama klien, di akhir pembicaraan mereka mengatakan untuk tahun depan project akan berhenti dulu. Katanya mereka harus

Rokok level Sigaret Kretek Mesin (SKM) golongan I harganya terasa makin busyet. Hal itu disebabkan oleh naiknya tarif cukai yang gila-gilaan. Misalnya saja harga rokok

Dampak kebijakan cukai untuk tahun ini mulai terasa memberi efek domino di berbagai daerah. Selain berakibat terhadap melemahnya daya beli masyarakat, karena harga rokok menjadi

Awal 2020 bukan hanya diramaikan dengan pemberitaan tentang prediksi dimulainya perang dunia ketiga akibat terbunuhnya Jenderal top Iran, Qassim Sulaemani, tapi juga ditandai dengan ramainya