6 Pemimpin Dunia yang Merokok

soekarno budaya merokok
soekarno budaya merokok

Di balik kesan formal seorang pemimpin negara, ada banyak kebiasaan dari meraka yang mungkin sama sekali jauh dari pikiran kita. Salah satu kebiasaan itu adalah merekok. Ternyata tidak sedikit para pemimpin negara yang punya kegemaran menghisap produk dari bahan tembakau.

Bahkan, sebagian dari mereka tetap merokok meski tengah menghadiri acara-acara kenegaraan, seperti diplomasi dan konferensi antarnegara.

Berikut adalah beberapa pemimpin dunia yang punya kebiasaan merokok, seperti dirangkum BBC Indonesia 28 Mei 2010:

1. Soekarno

Soekarno

Presiden Soekarno memang dikenal sebagai penikmat rokok. Di berbagai kesempatan diplomasi dengan para pemimpin dunia Bung Karno tampak tak bisa lepas dari  kegemaran menghisap produk tembakau. Salah satunya adalah ketika Bung Karno menerima kunjungan Nikita Sergevic Khrushev, Presiden Uni Soviet di Bali tahun 1960.

Saat ini, di negara yang pernah dia pimpin, tembakau telah menjadi komoditas penting dan mempunyai kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Bahkan, bisa dibilang tembakau merupakan satu-satunya komoditas yang tata niaganya dari hulu ke hilir masih dikuasai nasional.

2. Fidel Castro

Fidel Castro smoking

Fidel Alejandro Castro Ruz, pria yang memimpin Revolusi Kuba tahun 1959, merupakan salah satu pemimpin dunia yang tidak bisa dilepaskan dari cerutu.

Memang, cerutu dan masyarakat Kuba adalah dua hal yang tak terpisahkan.  Bagi rakyat Kuba, cerutu adalah kebanggan sekaligus menjadi simbol perlawanan terhadap negara kapitalis. Ketika krisis ekonomi melanda Kuba akibat embargo Amerika Serikat, industri cerutu tetap bertahan.

Hingga hari ini, Cerutu Kuba merupakan salah satu cerutu terbaik dan paling dicari penikmat cerutu dunia.

3. Ho Chi Minh

HoChiMinh

Bapak bangsa Vietnam, Ho Chi Minh, dikenal sebagai perokok berat. Di foto nampak dia tengah asyik duduk di sebuah taman sambil menulis, sementara jari-jari tangan kirinya tengah menjepit sebatang rokok.

4. Mao Tse-Tung

Mao

Ada adegan menarik dalam The Founding of Republic, film garapan China Film Group untuk memperingati 60 tahun Republik Rakyat Cina tentang kegemaran Mao menghisap tembakau.

Dikisahkan, saat dalam Long March ribuan kilometer, Mao kehabisan rokok. Tak lama seorang anak buah memberikan satu pak rokok kepadanya. Mao langsung berkomentar: “Di masa depan kita harus buka industri tembakau, harus ada pabrik rokok dimana-mana.”

Saat ini, Cina merupakan salah satu negara penghasil tembakau terbesar di dunia. Negara tersebut menerapkan sistem kepemimpinan terpadu dan monopoli operasi, di mana pemerintah bertanggung jawab terhadap semua elemen industri tembakau.

5. Jawaharlal Nehru

nehruJawaharlal Nehru atau yang juga dikenal dengan Pandit Nehru merupakan perdana menteri pertama India. Seperti para pemimpin dunia lain di masanya Nehru juga sering terlihat tengah menikmati produk tembakau ketika dalam kegiatan diplomasi.

Saat menjabat sebagai perdana menteri Nehru menerapkan kebijakan ekonomi campuran. Ia mengambil kebijakan protektif subtitusi impor dan juga pembatasan investasi asing. Nehru juga memberikan perhatian besar pada sektor pertanian.

India, seperti halnya Cina, merupakan negara produsen tembakau terbesar di dunia.

6. John F. Kennedy

jfk_cool

Presiden Amerika ke 35 ini merupakan penggemar berat cerutu Kuba merek Petit Upmanns.  Kesukaan JFK pada cerutu Kuba ini sempat membuat dilematis sebagai seorang presiden Amerika.

Hal itu terjadi pada februari 1962 ketika Presiden Kennedy harus menandatangani keputusan embargo terhadap Kuba sebagai sikap terkait Krisis Misil Kuba. Sebab, itu berarti dia akan kesulitan mendapatkan cerutu Kuba karena akan dianggap ilegal.

Namun, Kennedy tak kehabisan akal. Dia memerintahkan Pierre Salinger, Kepala Urusan Pers Gedung Putih yang juga penggemar cerutu Kuba agar membelikannya 1.200 batang cerutu. Pierre Salinger pun berhasil menjalankan tugasnya. Tidak berselang lama, Kennedy langsung menandatangi surat embargo terhadap Kuba tanpa ragu