Manfaat Tembakau Bukan Sekadar Untuk Rokok

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Keberadaan tembakau di muka bumi sebagai tanaman vegetasi memberi manfaat tersendiri bagi kelangsungan manusia dan peradabannya. Layaknya terong, kol, kentang yang juga memiliki kandungan nikotin. Hanya bedanya, nikotin pada tembakau jauh lebih menakjubkan. Disebut lebih lantaran kadar nikotinnya cukup tinggi dan variatif, dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya itu.

Kalangan medis sendiri mengakui sejumlah fakta terkait manfaat tembakau bagi kepentingan kesehatan. Oleh sebab nikotin pada tembakau merupakan zat yang memang tidak bisa disembarangkan. Untuk itu, tak heran jika banyak pihak yang berkepentingan dalam upaya pemuliaan tembakau. Baik sebagai bahan baku rokok ataupula produk sejenis yang telah mengalami pemutakhiran.

Selain dapat mengatasi penyakit alzheimer dan dapat dijadikan obat bagi penderita parkinson, unsur yang dikandung pada tembakau juga adalah antibodi yang cukup baik. Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, dan dapat meregenerasi sel darah baru secara berangsur, menurut para ahli.

Di kalangan masyarakat umum, tembakau yang menjadi bahan utama rokok ini telah sering pula dimanfaatkan sebagai penyembuh sakit gigi. Diketahui pula di masyarakat, air rebusan tembakau dapat dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan sembelit.

Baca Juga:  Cara Melinting Rokok

Beda halnya di kalangan pecinta ayam aduan, tembakau dimanfaatkan untuk mengentaskan penyakit kutu ayam. Orang lain boleh bilang kalau manfaat yang dikandung pada tembakau itu cuma mitos atau apalah apalah, namun faktanya di masyarakat kita sudah diyakini sebagai suatu pengetahuan turun temurun.

Di abad yang penuh kontroversi ini, tembakau kerap dideskriditkan melalui isu kesehatan. Terutama lagi ketika produk yang dihasilkan dari tanaman ajaib itu berupa rokok. Kalangan pembencinya selalu saja menihilkan manfaat yang dimiliki tembakau. Rokok dicap membunuh, dituding biang kerok penyakit, dan seterusnya.

Di bangsa kita, tembakau sudah menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya. Seperti yang juga kita ketahui, ketika harga rokok menjadi mahal akibat kenaikan cukai. Sehingga tahun 2020 digadang-gadang menjadi tahun linting nasional yang membuat keberadaan tembakau dan aktivitas melinting menjadi familiar kembali. Kondisi semacam ini tentu memberi keuntungan bagi para pedagang tembakau eceran. Dari sisi ekonomi, tembakau menjadi produk yang membawa manfaat bagi kelangsungan hajat hidup pedagang tembakau eceran.

Baca Juga:  Atlet Merokok itu Biasa; Fakta Tour de France 1920

Bila kita mengingat lagi kretek devine, ataupula kretek sehat tentram, dan beberapa rokok sejenis. Yang boleh dibilang memanfaatkan narasi ‘kesehatan’ dari perspektif yang liyan, cara pandang yang sejak dulu sebetulnya sudah dilakoni oleh leluhur kita. Bahwa kretek hadir sebagai pelega pernafasan. Bahwa ada kandungan tembakau dan cengkeh yang mampu memberi faedah tersendiri. Pengetahuan ini tentu bukan pengetahuan sekadar tanpa proses yang diuji oleh waktu serta keniscayaan yang melingkupinya. Bahkan kemudian terbukti manfaatnya dalam mengisi kelangsungan pembangunan bangsa.

Jibal Windiaz

anak kampung sebelah