Press ESC to close

Siapa Menteri Keuangan Ideal Pengganti Sri Mulyani?

Walau belum diketok palu oleh KPU, yang paling memungkinan menjadi pemenang tunggal dalam Pilpres 2024 adalah Prabowo-Gibran. Sebab sejauh ini paslon 01 dan 03 dilihat dari Quick Count maupun Real Count kalah telak dengan paslon 02. 

Memang sejak awal, Prabowo-Gibran memang sudah diprediksi akan memenangkan Pilpres 2024 satu putaran. Sebab tidak bisa dipungkiri faktor yang mendasari itu semua adalah kedekatan Prabowo-Gibran dengan Jokowi. 

Tapi saya tidak akan membahas bagaimana manuver yang dilakukan oleh Prabowo-Gibran, kecurangan apa saja yang telah dilakukan mereka, atau hal lainnya. Toh juga sudah terlanjur dan kita akan dipimpin oleh Prabowo-Gibran. Jadi terima saja sembari menangih janji-janjinya. Janji-janjinya apa saja itu nanti dulu. Yang saya akan bicarakan adalah kira-kira siapa sosok yang akan menjadi Menteri Keuangan dalam masa Prabowo-Gibran.

Di dalam pembangunan negara tentu Menteri Keuangan ini memiliki peranan yang sangat vital. Bahkan dalam ranah Industri Hasil Tembakau, peranan menteri tersebut juga memiliki peranan sentral. Sebab, dari Menkeu-lah setidaknya Cukai Hasil Tembakau (CHT) dikelola. Kalau luput dan blunder sedikit saja bisa berakibat fatal dalam urusan pemasukan negara. Sebab ada banyak elemen yang terlibat dalam urusan IHT.

4 Calon Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Nah kembali soal jajaran menteri Prabowo-Gibran, sebenarnya isu ini sudah ramai beredar sejak beberapa minggu lalu di jagad dunia maya. Saya kali pertama menemukan wacana daftar menteri Prabowo-Gibran pada postingan @PoJokesID

Baca Juga:  Deddy Corbuzier Dan Logika Absurd Menyoal Rokok

Di situ tertulis Jajaran Kabinet Indonesia Emas yang mencantumkan nama Wishnu Wardhana sebagai Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas serta Kartika Wirjoatmodjo sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas. Tapi katanya informasi yang beredar itu adalah hoax.

Lalu kemudian ketika kroscek ke sumber lain, dalam berita yang dikeluarkan oleh CNBC ada 4 calon kandidat Menteri Keuangan yang dilirik oleh Prabowo.  Antara lain Mahendra Siregar yang pernah menjabat Wakil Menteri Keuangan pada 2011-2013 di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lalu ada Budi Gunadi Sadikin yang saat ini memang dikenal sebagai Menteri Kesehatan. Kemudian Kartika Wirjoatmodjo yang saat ini dikenal sebagai salah satu Wakil Menteri BUMN era Jokowi, dan terakhir ada Chatib Basri yang pernah menjabat Menteri Keuangan periode 2013-2014 di era Presiden SBY.  Keempat calon Menkue di masa kabinet Prabowo-Gibran itu memiliki latar belakang bankir.

Pun ada kabar baik bahwa Sri Mulyani tidak menjabat Menteri Keuangan lagi. Iya saya bilang kabar baik karena Sri Mulyani sudah menanggung dosa banyak setidaknya bagi kebelangsungan Industri Hasil Tembakau. Sehingga jangan sampai Sri Mulyani menambah dosa yang kesekian kalinya. Tidak ada salahnya juga kalau Sri Mulyani pensiun saja.

Baca Juga:  Cukai Rokok dan Suara Konsumen

Siapa yang Lebih Baik?

Ketika kembali kepada empat calon Menteri Keuangan di atas, muncul pertanyaan apakah mereka akan sama saja, lebih baik, atau malah lebih buruk dengan Sri Mulyani? Tentu pertanyaan itu belum bisa menjawabnya sekarang. Tapi  sudah semestinya bahwa Menteri Keuangan berikutnya harus lebih baik lagi dari Sri Mulyani.  T idak ada kompromi lagi untuk tidak berpihak pada Industri Hasil Tembakau. Jangan membuka kran bagi anti-rokok untuk masuk ke dalam Indonesia.

Belajarlah dari kegagalan dan keblunderan Sri Mulyani dalam mengelola Industri Hasil Tembakau, wabil khusus dalam ranah penerapan Cukai Hasil Tembakau. Dan sekali lagi siapa pun Menteri Keuangannya harus berpihak pada Industri Hasil Tembakau. Kalau tidak entah apa yang akan terjadi. Tapi ini bukan ancaman. Sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak dalam sektor Industri Hasil Tembakau. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *