Kisah Kim Jong-Un, Diktator Kontroversial Yang Akrab Dengan Rokok

  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  
    16
    Shares

Siapa yang tidak kenal dengan Kim Jong-Un? Orang nomor satu di Korea Utara (Korut) ini memang kerap membuat kontroversi, khususnya dalam pergaulan internasional. Media internasional pun berulang kali menjadikan Kim Jong-Un sebagai lahan basah pemberitaan. Akibatnya, simpang siur isu tentang tata kelola negara Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim jadi rahasia umum.

Situs berita BBC bahkan menyebut cucu dari legenda Korut, Kim Il-Sung, ini sebagai ‘raja sejati’ di Korut. Kim Jong-Un meneruskan kakek dan ayahnya sebagai pimpinan besar Korut setelah melalui berbagai kontroversi dan intrik politik. Kontroversi dan intrik politik yang tetap santer terdengar di saat ia telah menggenggam kekuasaan.

Namun, artikel ini tidak untuk menjelaskan model kepemimpinan Kim Jong-un. Hal menarik lain dari Kim adalah fakta bahwa ia merupakan seorang perokok. Ya, diktator Korut tersebut adalah seorang perokok berat, baik sigaret maupun cerutu.

Beberapa kabar tersiar bahwa Kim merupakan penyuka rokok produk rumah desain Yves Saint Laurent. Konon, rokok tersebut bernilai Rp 750.000 per bungkus. Rokok ini tergolong sebagai rokok mewah. Wajar saja, untuk seorang kaliber Kim Jong-Un, barang mewah adalah hal lumrah.

Baca Juga:  Selalu Ada Waktu untuk (sebatang) Rokok

Selain soal rokok kesukaannya, Kim juga sempat menghebohkan dunia setelah tersebar sebuah video yang memperlihatkan fans klub sepakbola Juventus tersebut sedang asik merokok di dekat sebuah rudal balistik antar benua. Menurut laporan Daily Mail, Senin 11 Juli 2017, Jong-un terlihat memegang sebatang rokok di balik mesin roket rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara beberapa menit sebelum diluncurkan. Ia berjarak hanya beberapa langkah dari basis mesin peluncur roket Hwasong-14.

Pada April 2018 yang lalu, dalam momentum perdamaian Korea Utara dengan Korea Selatan, salah seorang penasehat Korsel sempat menegur Kim Jong-un agar menghentikan kebiasaan merokoknya. Silakan bayangkan apa yang terjadi ketika seorang diktator ditegur. Yap! Suasana hening dan tegang. Namun, pada saat itu Kim rela berpuasa demi perdamaian dua negara yang telah lama dinantikan.

Terbaru, Kim Jong-un kembali tertangkap kamera sedang menyalakan rokok di Stasiun Nanning, China. Saat itu Kim sedang istirahat dalam perjalanan kereta menuju Vietnam untuk agenda pertemuan dengan Presiden AS, Donald Trump. Video tersebut didapat oleh seorang jurnalis media Jepang. Sosok Kim yang kontroversial bahkan menyita perhatian besar dari media asing hingga mengirim jurnalis untuk menguntit perjalanannya.

Baca Juga:  Sejarah Museum Kretek

Hal yang paling membingungkan dari aktivitas merokok Kim bukanlah jenis rokok yang ia konsumsi, bukan juga soal di mana ia merokok. Pemerintahan Korut yang dipimpinnya diketahui gencar melakukan kampanye anti rokok sejak 2016 silam. Bahkan beberapa laboratorium penelitian anti rokok telah didirikan di Pyongyang. Media pemerintah Korut sendiri melaporkan keberhasilan warga yang berhenti merokok setelah kampanye nasional tersebut berjalan. Inilah ironi seorang Kim Jong-Un.

Tapi, bukan Kim Jong-Un namanya bila tanpa kontroversi. Setidaknya Kim telah mempertontonkan gesture etik seorang perokok santun. Ia menahan kebiasaannya itu saat pertemuan diplomatik dengan Presiden Korsel, kemudian merokok di ruang yang disediakan hingga tak mengganggu orang lain.

Aris Perdana

Manusia yang dikutuk untuk bebas | @arisperd